flanflygirl.wordpress.com
<

Seorang teman bertanya, katakanlah kepadaku, bagaimanakah itu sebuah cinta?

jawabku.

Adalah sebuah entiti pelengkap jiwa

Betapa ia tidak dipengaruhi oleh senyum kepalsuan

tidak dikendalikan melainkan menguasai

hati orang-orang yang percaya kepadanya tunduk perlahan

-

tidak mengapa ia percaya setiap tindakan

tidak bersalah ia menerima satu keburukan

suatu kebijaksanaanlah ia menyerap setiap pikiran

adalah seni teragungnya mengukir keseluruhan

-

Ia mengetahui keberadaan

Bukanlah ia terikat hawa nafsu

mendekatkan setiap kehilangan

mengisi separuh kehampaan kalbu

-

Ia bagaikan pisau tajam nan berat

Mengalirkan tetesan darah merah

Namun mengolah makanan lezat

Berangan secercah harapan senyum bangun merekah

-

Adakah ia sedingin kebutaan

Namun dalam angannya, hangatnya dirasakan

Adakah ia sepanas api mengalir lamban

Namun dalam perjalanannya, sebuah tunas mawar dihidupkan

-

-Fiona Liausvia- January 12, 2008, 1:38

-

NB: penulis bukan lagi jatuh cinta, malah sebenarnya harusnya sedang merasakan efek patah hati. Tulisan di atas ditulis karena… penulis emang senang nulis dan kebetulan dengerin lagu Eyes on Me. Percayalah si penulis tidak seromantis puisi terhampar, ia hanya insan kecil pemerhati keluhuran jiwa. Kata demi kata tidak perlu dimengerti, karena ia tercipta untuk dinikmati.

January 11th, 2008 at 10:22 am


2 Responses to “Cinta”
  1. 1
      Tz says:

    Eyes on Me… yupz lagu yg dibawain Faye Wong itu emg…”gmn gt”…

    Soundtrack FF VIII yg emang romantis abiz…

    Truz, puisi di atas lumayan romantis..seromantis kisah cinta Rinoa n Squall… Nice!

  2. 2
      flanflygirl says:

    Tz: Thanks!! ^^