Saat diramal akan memiliki hidup yang menarik, suami yang berpenghasilan banyak, or whatever, gw senang-senang aja. Memiliki hidup yang menarik? Surely interesting. Hidup gw tidak terlalu menderita . Bagian menarik dalam hidupku adalah, semua orang datang meminta nasihat padaku. Lebih menarik lagi, semua orang datang meminta nasihat kepada keluargaku. Jadi, ibuku sering menerima telpon konsultasi gratis, begitu juga gw. Why? I don’t look that wise, do I?
The good part is I listen. The other good part for them is I give empathy. Gw bersimpati pada orang-orang bermasalah, terlebih lagi gw hobi mengamati orang. Karena itulah, gw bercita-cita untuk punya sebuah yayasan sosial suatu saat. And it’s written on my hand, someone said. Yeah, hopefully it really comes true. Kalo gitu harus cari cowo yang baik hati dan mau merelakan uangnya untuk diberikan kepada orang lain suatu saat nanti. Hehehe.
Kemudian, salah satu alasan lain adalah, gw orang yang logis, tapi gw cewek. I don’t act based on my feeling. I am a type of person who can easily kill my own feeling. My feeling can’t control me
Pada dasarnya, saya orang yang tenang saat menghadapi masalah yang butuh pemikiran, tapi kalau sedang santai, saya jadi periang. Hobi berimajinasi adalah latihan untuk otak dan relaksasi, hobi mendengarkan lagu adalah untuk melatih logika, hobi bermain O2jam adalah untuk mempertajam kepekaan terhadap suara.
Saat menghadapi moment-moment hectic, saya jadi sangat bersemangat. Kadang-kadang terasa seperti panik. Tapi well, I do enjoy it. It’s fun. But it affects people’s feeling around me.
Hal yang paling dibenci adalah dibohongi dan dimanfaatkan orang. Gw sudah pernah mengalami orang yang memanfaatkan gw, dan mengalami orang yang membohongi gw. Tapi kali ini, gw menghadapi orang yang terang-terangan memanfaatkan gw dan membohongi gw. Ini adalah hal tak termaafkan. Jika prinsip hidup dilanggar, usaha memaafkan akan jauh lebih sulit
Saya orang jujur. Saya tak suka berbohong. Beberapa menganggapku polos, tapi toh saya tak peduli. Kejujuran adalah sumber kepercayaan dan kekayaan. Tuhan itu ada, dan saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana orang-orang di sekitarku berjatuhan karena ketidakjujuran.
Kebodohan adalah sumber kemiskinan. Ini bukan kebohongan. Saat ini saya sedang menyaksikannya terjadi di hadapanku.
Ketidakjujuran adalah sumber kehancuran. Bukan kebohongan. Saya sedang menyaksikannya.
Saya bersyukur dilahirkan sebagai pihak ketiga di mana saya bisa mengerti tanpa harus mengalaminya. Kumohon, teman-teman. Kalau suatu saat kalian jadi kaya, atau jika kalian sudah kaya sekarang, jangan pernah berbuat licik, belajarlah untuk menjadi cerdik. Semua orang akan saling menjegal nanti… jangan pernah melakukan itu sebagai sesama teman. Saya sedang menyaksikan hal itu terjadi di depan mataku…
Saat ini, sebuah pelajaran baru sedang disodorkan kepadaku. Sebuah kenyataan mengerikan, banyak yang tidak menyadarinya, dan aku tak bisa menceritakannya. Hanya bisa mengingatkan semua. Kuharap kalian mengerti, hidup setelah menikah tidak akan semudah saat pacaran. Hidup setelah lulus tak akan semudah kuliah.
Pengkhianatan akan datang… bertindaklah bijaksana.
*Pusing menyelesaikan masalah yang datang kali ini*
wuih…
October 15, 2007 @ 10:56 amtuh kan..
what did i said??
you have a wise soul…=)
buktiny srg dijadiin tempat konsul…biar gratis jg…
hehehe….
oh y…i just want to admire for your emotion control when a panic situation happen…
hehe
terbukti koq wkt di ecom…
lo adlah org yg paling tenang
disaat puncak kepanikan melanda kita smua…
ahahahaha…
Luar Biasa!!
that’s the only word that i can said saat itu…
gw bnr2 hrs nyontoh nih
hihihi…
y wesh…
smoga impian dan harapan lo terkabul yah…
soalny smua niat baik pasti diakhiri sama hasil yg baik koq…believe it…hehe..
-out-
hehe. thank you2… I’m not that wise. I’m still learning. betewe, blog yang ini sudah tak terupdate, niel. yang gw update terus yang flanflygirl.wordpress.com. so feel free to read anytime you want. okay
October 16, 2007 @ 9:50 am