flanflygirl.wordpress.com
<

First of all, Happy Valentine buat semua pembaca setia blog gw, temen-temen gw, temen-temen baik gw, dosen-dosen gw baik yang malas maupun yang rajin, baik yang dikenal maupun tidak dikenal, baik yang menyebalkan maupun tidak menyebalkan. Hari kasih sayang idealnya dirayakan bersama pasangan tercinta. Begitu menurut kebanyakan orang. Memang, memadu kasih adalah hal yang sangat indah. Bahkan bagi yang sudah berkali-kali tersakiti oleh cinta, Valentine tetap Valentine. Cinta tetap indah. Iya ga? ^^
Valentine ini, kinda special for me… karena kurayakan di panti asuhan Abigail… bersama anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Kalau tahun-tahun sebelumnya, gw cuma dapat coklat dari sana sini aja, kali ini giliran gw n’ friends yang bikin coklat. And it’s sooo fun!
Anak-anak yatim piatu ini terlihat seperti anak-anak biasa. Saat pertama kali memasuki rumah mereka, aku berusaha untuk tidak menunjukkan simpati belas kasihanku. Kurasa mereka tidak akan mau dikasihani. Begitu pikirku. Kemudian dengan kaki kotor (abis hujan…), aku berjalan menuju kamar mandi mereka untuk mencuci kaki (kemudian dengan bodohnya aku mencuci kaki dengan air sabun… > <… gimana donks… gelap… ga keliatan apa-apa gituh. Wkkk).
Nah, nah acara dimulai. Anak-anak yang tadinya masih malu-malu, makin lama mulai tidak tahu malu. (hahaha). Aku datang membawa laptop dan camcorder, bertugas sebagai kameramen sampai tangan pegal-pegal. Tapi semua rasa lelah ini benar-benar tidak sebanding dengan pengalaman yang sudah didapat. Anak-anak itu penuh rasa ingin tahu, mereka tidak pernah lihat laptop. Begitu waktu makan, banyak anak-anak berkumpul di depan laptopku. Jadi kuajarkan mereka memilih lagu ^^. sementara itu, anak laki-laki yang lebih kecil sangat tertarik pada camcorderku (camcorder ayahku, lebih tepatnya). Meskipun kupinjamkan, aku agak deg-degan (abis punya papa…T_T), tapi untungnya tidak dijatuhkan. Hhh… lega… Minimal sekarang ada yang bisa pakai camcorder di Abigail. ^^ Beberapa anak sudah terlihat centil dari awal. Dengan PDnya bergaya di depan kamera. ^^
Panitia acara kali ini adalah anak-anak SMA Mater Dei angkatan gw. Intinya, kita reunian di sana sekalian. Cowok-cowok yang datang tetap tidak pernah melepaskan kesempatan. Sementara MC membawa acara, mereka main O2jam and Dota (alwaaays)… sebenarnya mereka mau main ayodance juga… -___-
Seorang anak (yang sampai sekarang aku ga tau namanya. Huehehe) sempat curhat sama aku. (aku cuma tau tanggal lahirnya 23 Mei, itu aja). Dia bilang dia selalu nangis tiap kali valentine… katanya dia nggak bisa ngucapin happy valentine buat papa mamanya… [sementara aku menimpali, orang tuaku bahkan tidak peduli apa itu valentine]. Dia begitu menyenangi panti asuhannya dibanding rumahnya. Dia bilang, padahal kamar di rumahnya penuh boneka satu lemari [sementara bonekaku cuma dua. Sisanya udah dikasih orang]. Panti asuhannya begitu ramai. Semua anak sangat bahagia. Kurasa tidak ada gunanya mengasihani mereka. Begitu pikirku. Kita memang menyumbang karena tidak ada yang menjamin kehidupan mereka dengan sangat baik. Dan begitulah kewajiban kita sebagai yang lebih mampu.
Setelah semua ini berakhir. Rasanya semuanya setimpal. Anak-anak itu begitu senang akan kedatangan kita. Seorang anak (ok, bukan satu, banyak) mendekatiku (lagi-lagi aku tidak tahu namanya.) dan duduk di sampingku. Kebahagiaan yang mereka berikan dan kerja keras kita… Tidak ada pamrih yang diharapkan. Tidak ada kehidupan cinta yang diharapkan akan menjadi lebih baik. Semuanya terbalas. Terima kasih kepada semua yang sudah menyumbang. May GBU all…

February 15th, 2007 at 5:17 am


One Response to “Love for Real -Abigail Orphanage-”
  1. 1
      M'iKe- says:

    Terharu.. pelajaran yang sangat berarti *lho?