Pukul 12.20. Thanx buat yang udah setia mengikuti jalan hidup gw. Memang tidak sehebat cerita sinetron. Tapi kurasa cukup worth untuk dibaca.
Karena sudah terlalu banyak cerita keluhan di dalam blog, gw pengen ngasi satu cerita baru tanpa keluhan (^^;). Gw suka baca buku Burung Berkicau karya Antonius de Mello. Jadi sebagai bonus karena terlalu banyak keluhan dalam blog bisa bikin orang yan baca ikut uring-uringan.
Cerita Orang Sufi
… Ironis. Itulah hidup. Orang lebih percaya pada orang pandai daripada kenyataan di depan matanya. Padahal manusia bisa saja salah. Karena itu, jika kamu adalah orang-orang yang percaya saja dengan semua hal yang dikatakan oleh dosenmu atau orang pintar di sekitarmu… hati-hatilah, bisa-bisa kamu nanti memakamkan temanmu tanpa sadar. Hehe. Bukan itu sih amanatnya.
Amanatnya terserah lu pada kok. Kalau anda-anda sekalian tidak mudik dan bosan di rumah, and then happened to read my blog, please send comment to me about how do you feel after read this story… gw pengen tau pendapat lu pada. Tapi gw ga maksa kok. Aku hanya senang berbagi… dan tidak bisa tidur.
Seseorang yang dianggap sudah mati
Diusung oleh teman-temannya ke kuburan
Ketika peti sudah hampir dimasukkan ke liang lahat
Orang itu tiba-tiba hidup kembali
Dan mulai memukul-mukul tutup peti
Peti dibuka. Orang itu bangkit
"Apa yang kalian lakukan?"
katanya kepada orang banyak yang berkumpul di sekelilingnya
" Aku ini hidup. Aku tidak mati"
Kata-katanya ditanggapi dengan suasana diam penuh keheranan.
Akhirnya salah seorang pelayat berkata:
" Saudara, para imam bersama para dokter menyatakan
bahwa engkau sudah mati…
Orang-orang sepandai itu tidak mungkin salah"
Maka tutup peti itu disekrup lagi
Dan ia dimakamkan sebagaimana mestinya.